cookieOptions = {link}; Hafid Junaidi: IGOS | Relatif - Nisbi - Fana
Showing posts with label IGOS. Show all posts
Showing posts with label IGOS. Show all posts

Thursday, May 8, 2008

Instalasi jdk-6u4-linux-i586-rpm.bin dan netbeans-6.0-linux.sh di IGOS

0 coment
Maaf sekali kepada teman-teman karena sekarang saya kurang aktif ngeblog. Tapi meskipun begitu akan saya usahakan minimal satu artikel dalam satu bulan akan saya tulis semampu saya, dan semoga dengan jarangnya saya ngeblog akan lebih memberikan bobot artikel yang saya tulis. Tetapi mohon maaf bila ada kunjungan teman-teman yang tidak saya kunjungi balik karena minimnya saya mengkakses internet akhir-akhir ini karena berbagai kendala. Dimohon untuk memaklumi.

Kali ini saya akan share tentang pengalaman saya untuk menggunakan java pada IGOS. Terkait karena dalam perkuliahan PJJ D3TKJ Jardiknas mengantarkan saya untuk belajar java, sekaligus mungkin disini saya juga belajar linux. Disini saya menggunakan spesifikasi komputer yang memang cukup rendah, dengan pentium III dan 256 MB sdram dan 80 giga hardisk dengan triplebooting (Windows, Ubuntu, dan IGOS) he5.

saya telah mencoba menginstal jdk-6u4-linux-i586-rpm.bin sebagai JVM-nya dan netbeans-6.0-linux.sh sebagai IDE-nya di IGOS dengan lebih dulu mencoba menginstal pada Ubuntu dengan cara yang saya peroleh dari artikel teman saya sekelas mas Junaidy dan tentu saja sedikit berbeda dengan cara pada Ubuntu dan pilihan jdk-nya. Kalau pada Ubuntu saya memakai jdk-6u4-linux-i586.bin tapi di IGOS saya memakai jdk-6u4-linux-i586-rpm.bin

Sebelumya saya tes dulu apakah saya dapat mengcompile sebuah file java yang telah saya buat dengan perintah javac pada terminal dan hasilnya ternyata belum bisa seperti gambar dibawah ini.
Setelah itu saya menaruh file jdk-6u4-linux-i586-rpm.bin yang telah saya download. Kalau saya tidak salah, karena file bertipe rpm, maka tidak masalah kalau saya menaruhnya di sembarang folder. Karena jika saya instalasi pada Ubuntu sebelumnya, kita harus menaruh pada folder sendiri di bawah folder /opt


Melalui terminal, kita menuju folder tempat kita menaruh file tadi dengan perintah cd, dan kita cek keberadaannya denganperintah ls. Setelah itu kita mulai proses instalasi jdk ini dengan perintah sh jdk-6u4-linux-i586-rpm.bin



Hingga adanya perintah persetujuan lisensi kita ketik yes lalu enter

Akhirnya proses instalasi selesai.


Berbeda dengan cara kita instalasi pada Ubuntu seperti yang dijelaskan oleh mas Junaidy, dengan rpm ini tercipta folder secara otomatis pada /opt yakni /opt/sun/javadb dan juga membuat folder java pada /usr yang sebelumnya memang tidak ada.




Dan dengan otomatis kita mendapatkan tautan java dan javac serta yang lain pada /usr/bin coba bandingkan dengan cara instalasi di Ubuntu seperti dijelaskan oleh teman saya mas Junaidy.


Sekarang saya tes lagi menggunakan perintah javac dan Alahmdulillah, sudah berhasil. Kini saya bisa menginstal IDE maupun editor, kebetulan saya punya netbeans-6.0-linux.sh yang telah saya instal juga pada Ubuntu.

Perintahnya sama, menggunakan sh



Ternyata ketika saya menjalankan netbean pada IGOS saya ada beberapa modul yang tidak bisa di instal, entah karena IGOS-nya atau karena spesifikasi komputer saya yang rendah? tapi bisa kita bandingkan dengan yang telah saya instal di Ubuntu.



Ternyata ketika saya menjalankan netbean pada IGOS saya ada beberapa modul yang tidak bisa di instal, entah karena IGOS-nya atau karena spesifikasi komputer saya yang rendah? tapi bisa kita bandingkan dengan yang telah saya instal di Ubuntu.



Jadi Pada IGOS untuk kategori Mobility, UML, SOA, Ruby, dan C/C++ tidak dapat saya buka pada netbean yang saya instal pada IGOS, tapi bisa pada Ubuntu. Lumayan, bisa untuk ngerjakan tugas Java di rumah. Semoga artikel ini bermanfaat dan mari ramaikan konter internet Indonesia dengan hal-hal yang bermanfaat. Sukses Selalu.

Saturday, April 12, 2008

Intalasi winamp pada IGOS

2 coment
Sebenarnya pada intinya ingin menikmati mp3 dengan menggunakan operating sistem IGOS, agar enak menggunakan IGOS, karena perangkat lunak pemutar lagu bawaan IGOS tidak dapat memutar lagu-lagu yang berformatkan mp3. Maka setelah muter-muter dengan bimbingan mbah Google akhirnya tak temukan software yang dapat diinstal di Linux untuk memutar mp3 yakni XMMS.

Tapi masalah tidak selesai di situ, untuk instalasi MMS masih diperlukan gtk/glib 1.2.2 atau yang lebih bagus (baca di readme-nya. Setelah musti muter-muter lagi ama mbah Google akhirnya aku cuma menemukan gtk+-2.12.9.tar.gz tapi ternyata instalasinya juga gakmudah, masih ruwet, ato aku mingkin juga masih keliru.

Akhirnya ada sedikit solusi dengan memakai wine. Wine adalah software yang katanya bisa melakukan instalasi software under-Windows pada Linux, tapi ya itu, karena masalahnya Linux punya distro buanyak, maka macam-macam wine pun ada di dunia maya.

Dengan sedikit pengetahuan karena memang baru sebulan mengguakan Linux (IGOS dan Ubuntu) maka aku mencoba memahaminya bahwa keduanya beda terutama mungkin untuk paket instalasi. Kalo yang sejenis Ubuntu bagusnya memakai paket instalasi *.deb (debian) kalo IGOS kalau aku gak salah menggunakanpaket instalsi *.rpm karena kalau gak salah masih turunannya Red Hat. Dan akhirnya aku putuskan mendownload wine-0.9.59-mdv2006.i586.rpm yang sebenarnya untuk mandriva.

Agak lucu memang aku menggunaknnya, karena masih pemula pada Linux, jadi setelah file tersebut diextract, lalu aku copy masing-masing file menuju foldernya. Karena ketika meng-extract file tersebut maka menjadi folder usr dan setiap file dicopykan pada folder yang sama pada root. Berbeda ketika menginstal wine di Ubuntu, karena kebetulan aku dapat wine_0.9.58~winehq0~ubuntu~7.04-1_i386.deb yang memang untuk Ubuntu. Lha kalau untuk IGOS? makanya aku pakai cara itu.

Setelah semua file tercopy (boleh disebut terinstal gak?) pada folder yang sama, maka tinggal menginstal winamp. Pertama menuju folder tempat winamp berada pada terminal (cmd-nya Linux). Contoh:

cd /mnt/DATA/Software/Audio\ dan\ Video

setelah itu menginstal winamp dengan perintah

wine winamp535_full_emusic-7plus.exe

maka akan muncul tampilan persis kalau kita instalasi winamp pada Windows.


Jangan lupa, pada saat proses Choose Install Location sebaiknya anda ganti, karena default Winamp untuk Windows maka akan otomatis menuju danmembuat Folder pada C:\Program Files\Winamp tapi ini kan di IGOS? maka kita pilih aja dengan browse pada root (atau Z:\usr\local\share\Winamp) agar mudah kita jelajahi nantinya. Karena di IGOS (Linux yg lain) gak ada C:\ kan?




Setelah selesai, kita telah dapat menggunakan Winamp untuk memutar lagu-lagu favorit kita di IGOS, cuma sampai di sini saya belum mengetahui bedanya dengan apabila telah terinstal XMMS. Tapi silahkan mencoba. Sukses Selalu.

Thursday, February 7, 2008

Java dengan IGOS

1 coment
Belajar java emang tidak mudah, apalagi kalau dosen kita tidak mendukung (semacam jarang mengajar) maka kita harus belajar sendiri. Kesulitan datang lagi ketika kita memakai modul jeni, dimana modul tersebut ber-platform sistem operasi Ubuntu dengan menggunakan net-beans.

Pengalaman teman kami, untuk menggunakan platform itu, platform hardware juga cukup tinggi. Menjalankan Netbeans di Windows bisa memakan memory 1 Giga.

Sementara dengan spesifikasi komputer yang terbatas, semacam pentium III dan memory hanya 128 MB, dan VGA hanya 16(MB atau KB ya? aku lupa), untuk instalasi Netbeans jelas tidak mungkin, untuk Ubuntu juga masih kurang, "Walah Gubrag".

Maka dari itu, di windows mahasiswa biasanya memakai Gel. Untuk operating sistem, mungkin kita pantas memakai IGOS, "buatan" anak negri, kalo bukankita yang makai? terus siapa?

Maka saya coba pada IGOS saya, tapi masih perlu saran dari temen-temen sekalian tentunya. Di IGOS hampir sama dengan Ubuntu (saya kira), saya mencoba mengikuti petunjuk buku (modul jeni). Ada gedit (semacam notepad di windows) yang bisa kita gunakan membuat sintaksnya. Kalau tidak salah letaknya pada Aplikasi, perangkat kantor, pengelola teks (sepertinya salah, maaf saya lupa).

Saya mencoba mengetik program sederhana pada aplikasi tersebut, lalu dikasih nama file Hello.java

Setelah disimpan dengan extensi java, maka tulisan akan "berwarna-warni" menandakan bahwa tulisan tersebut adalah bahasa pemrograman java (mungkin, he5)

Lalu saya membuka terminal pada IGOS yang berada pada Aplikasi, lalu accessories (kalau gak salah, he5)

Lalu saya lakukan perintah ls, semacam dir pada commad DOS windows, muncul isi dari root. Dimana salah satunya terdapat file Hello.java

Tetapi sayangnya pada IGOS yang saya miliki tidak bisa melakukan compile seperti di buku, semacam perintah javac Hello, karena dibuku pakai ubuntu, lha ini kan IGOS. Apakah yang perlu dilakukan agar bisa meng-compile melalui terminal IGOS?

Tapi saya coba untuk menyalin file class dari flash disk ke root, dan saya berencana menjalankannya melalui terminal IGOS, Setelah saya salin, lalu masuk terminal, dan ls lagi hasilnya file class java yang berwarna hijau

Lalu saya coba menjalankan java class dengan perintah seperti di buku, misal java Hello, tuh bisa dijalankan, pakai input juga bisa, pakai java Input1, juga bisa input. Yang jadi masalah bagaimanakah kita meng-compile file java kita di IGOS? anda bisa membantu?

Saturday, February 2, 2008

Help my IGOS

3 coment
IGOS, Indonesia Go Open Source, adalah sistem operasi open source yang dikembangkan oleh anak bangsa sendiri, kalo bukan kita yang memakai, lalu siapa lagi? apa kita akan terus kucing-kucingan dengan microsoft dengan penggunaan tak berlisensi? Yak kita harus belajar, bagaimanapun kecanduannya kita terhadap microsoft.
Tampilan IGOS cukup menarik, cd-nya saya dapat beberapa bulan yang lalu dari bundel majalah pcmedia, penginstalan emang gak sama dengan windows, akhirnya saya minta tolong temen saya lewat sms dan akhirnya berhasil. Cuma ada sedikit masalah dengan penggunaan IGOS ini (masalah awal saya).

IGOS yang katanya dikembangkan dari redhat, kan kalo kita pakai dual boot (karena masih berat meninggalkan kecanduan kita pada microsoft) "katanya lagi" kan linux mampu melihat partisi yang bukan sistem windows, tapi kenapa saya belum bisa ya? ada yang bisa membantu?

Jadi tampilannya seperti itu, di properti harddisk yang saya temukan pada folder dev/desk/by-label yang hampir sama dengan partisi komputer saya di windows, gak bisa saya buka, cuma propertinya menunjukkan bahwa itu bertipe taut ke x-special/device-block, apakah artinya itu?

Berbeda kalau umpama saya memasukkan flash disk, maka tempatnya ada di media/disk dengan properti bertipe folder. Apakah kita musti merubah partisi tersebut layaknya folder? atau bagaimanakah biar kita bisa mengakses pertisi tersebut?
Kalu tampilan tree explore windows komputernya sih seperti ini, jadi kira-kira letak linux IGOS diinstal pada partisi K:, itu kalau windows mampu masuk partisi linux, jadi gimanakah cara agar IGOS saya mampu mengexplore partis D sampai J itu? Mohon pertolongannya.