Monday, February 8, 2016

Lebih pro ketimbang anti

Seperti halnya salah satu tips pendidikan usia dini yang lebih mengutamakan ajakan daripada larangan, karena kata-kata larangan justru akan tertanam pada alam bawah sadar semisal ketika kita memejamkan mata ada perintah "jangan melihat" maka kebanyakan dari kita malah melihat, maka hampir sama juga dengan psikologis penggunaan kata anti. Misal antikorupsi malah menggoda untuk korupsi, maka alternatifnya adalah pro kejujuran misal, atau pro integritas, dan pro nilai positif lainnya. Jadi harap berhati-hati menggunakan kata anti, karena bisa "mbandil" dalam bahasa jawanya. Cukuplah memihak atau "pro" atas tanpa "anti" paling tidak menguranginya.

No comments:

Post a Comment