Wednesday, April 8, 2015

Blokir pada SPAN-OMSPAN yg aneh

Sebagai sistem yang terbilang relatif baru dalam pengelolaan Perbendaharaan dan Anggaran Pemerintah, adalah SPAN yang beberawa waktu terakhir mulai diimplementasikan pada kementerian keuangan dalam hal ini dirjen Perbendaharaan dan dirjen Anggaran. Sebagai sistem yang telatif baru ini, tentu saja tidak lepas dari segala kelebihan dan kekurangannya.
Disini tidak akan kami bahas kelebihannya (maaf, karena tulisan opini ini hanya berusaha mengkritisi agar SPAn-OMSPAN menjadi lebih handal dan bermanfaat) namun akan kami ulas sedikit kelemahan yang harus (saran kami sih) diperbaiki perihal Blokir/ revisi.

Menurut hemat saya, semestinya blokir/ revisi hanya membatasi pencairan sesuai usulan revisi, maksutnya bukannya memblokir pencairan sama sekali, namun satker tetap diperkenankan mencairkan sebatas pagu output atau mungkin bahkan akun 6 digit yang diusulkan.

Coba perhatikan kedua gambar di bawah ini. Gambar pertama ditampilkan dalam menu Informasi Sisa Dana Satker dan gambar kedua menampilkan Daftar Akun yang dikunci karena proses revisi.

Pada gambar pertama yang kami lingkari hijau adalah salah satu contoh Pagu dan realisasi uang makan (bila kita lihat di lingkaran hijau dengan akun B11129 menunjukkan pagu awal kami 174 juta-an dan tentu saja telah direalisasikan sebesar 18 juta-an untuk pembayaran uang makan januari dan pebruari.

Bila kita lihat pada gambar ke-dua, akun itu muncul dengan jumlah yang sama (174-jutaan). Artinya usulan revisi sama sekali tidak mengurangi pagu awal, namun kenapa pagu uang makan tersebut harus diblokir seperti pada gambar pertama? sehingga menimbulkan dana tersedia negatif sebesar 18 jutaan tersebut?

Menurut kami, seharusnya sistemnya tidak serta merta memblokir pencairan anggaran, namun cukuplah "membatasi" pencairan sampai dengan pagu usulan, sebagi contoh pada gambar pertama pada output 2101005 (lingkaran kuning) yang pagu awalnya 28 juta-an memang diusulkan revisinya seperti pada gambar kedua (lingkaran biru) menjadi 17 juta-an.

Nah seperti kasus output 2101005 itulah semestinya SPAN-OMSPAN "membatasi" (bukan memblokir) pencairan output tersebut sebesar 17 juta-an pada gambar pertama (menu sisa dana dipa satker) dan diperhitungkan sebagai pagu yang bisa dicairkan sehingga tidak menimbulkan saldo negatif pada kolom dana tersedia seperti kasus uang makan di atas.

Semoga segera ada perbaikan (dugaan kami anggaran kontarktual kami belum bisa cair karena ini, meskipun usulannya tetap, tidak berkurang, namun masuk pada kolom blokir)

Update 9 April, ternyata meskipun KPPN meng-aprove pembayaran kontraktual tersebut, tetap saja dalam OMSPAN memberikan nilai negatif pada kolom dana yang tersedia pada menu informasi Sisa Dana DIPA Satker. bandingkan gambar di bawah ini dengan gambar nomer dua di atas ^_^


No comments:

Post a Comment