Wednesday, December 20, 2017

Menengah ke bawah tidak miskin semua

Mengingat zaman konversi energi dari minyak tanah ke gas di tahun 2011 dikatakan disitu bahwa program diversifikasi energi tersebut ditujukan bagi masyarakat menengah ke bawah. Bila kita ingat waktu itu setiap keluarga mendapatkan semacam paket elpiji 3kg dengan kompor 1 tungku dalam pelaksanaan konversi energi tersebut, terutama untuk masyarakat menengah ke bawah (dengan asumsi untuk menengah ke atas sudah terlebih dahulu menggunakan elpiji ini).

Entah mulai kapan elpiji tersebut bertuliskan hanya untuk masyarakat miskin, meskipun menurut pendapat pribadi kami masyarakat menengah ke bawah itu memang ada yang miskin (yang terbawah) namun lebih banyak yang menengah. Buktinya di toko-toko kelontong sekitar rumah kita lebih banyak tersedia stok elpiji melon tersebut.

Diluar masalah masih banyaknya pemilik "Pajero" dan yang sejenis yang masih menggunakan elpiji melon tersebut, bila memang elpiji melon itu hanya untuk masyarakat miskin, bagaimana dengan masyarakat menengah yang sudah terlanjur menjadi konsumen konversi energi tersebut? Apakah ada program penggantian tabung bagi masyarakat menengah dan ketersediaan stock yang memadai di lingkungan nya?

No comments:

Post a Comment