Monday, July 8, 2013

Penentuan awal ramadhan

Indonesia bukanlah Negara Agama, bukan pula Negara Sekuler. Seperti itulah yang diungkapkan oleh Kiyai Haji Mustofa Bisri dalam kultwitnya @gusmusgusmu tentang apa yang terjadi seputar penentuan awal Ramadhan maupun Syawal nanti. Terlepas dari kemungkinan buruk misal Hisab dianggap sebagai "bid'ah" maupun Rukyat dianggap sebagai "kuno" maka posisi Kemenag yang karena Indonesia bukan NEGARA AGAMA maka tidak bisa dianggap sebagai 100% pengertian Imam dalam syar'i sehingga masih ada ormas yang beda. Demikian pula karena Indonesia juga bukan NEGARA SEKULER maka Kemenag masih memegang peranan penting dalam hal ini. Kurang lebih itu yang bisa kami simpulkan dari kultwit @gusmusgusmu.

No comments:

Post a Comment