Wednesday, November 16, 2011

Bekerja di lahan basah

"Bekerja di lahan basah", mungkin seperti itu pandangan orang terhadap pekerja pada unit pengelola keuangan sebuah organisasi. Tapi ada juga yang berpandangan sebaliknya, bahwa bekerja pada bagian tersebut merupakan neraka karena resiko kerja yang cukup besar.
Pandangan "Bekerja di lahan basah" bisa dikarenakan sebuah pemahaman bahwa anggaran yang ada merupakan uang yang menggiurkan dan bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan hidup maupun keinginan hidup (ingat bahwa kebutuhan hidup dan keinginan hidup berbeda). Baik mereka mendapatkannya dengan cara yang halal dan sah maupun tidak, asalkan kebutuhan hidup dan keinginan hidup dapat terpenuhi dengan mudah karena berdekatan dengan uang sebagai sumber-nya.

Sementara pandangan sebaliknya seperti pekerjaan pada neraka bisa terjadi bila dalam melaksanakan tugasnya yang bersangkutan kurang menguasai dalam manajemen keuangan dan terlalu banyak tekanan dari banyak kepentingan sehingga menjadikannya beban pekerjaan yang cukup berat.

Tapi menurut saya tidak begitu adanya anggaran. Anggaran hanyalah sederet angka yang harus dikelola sedemikian rupa sesuai aturan yang berlaku untuk mencapai target-target yang banyak dinilai juga dengan bentuk angka-angka. Sedangkan uang sebaiknya adalah sebagian dari gaji atau honor kita yang ada di anggaran tersebut yang dapat kita infak-kan. Sedangkan angka-angka yang lain hanyalah angka yang beterbangan di sekeliling kita ^_^.

No comments:

Post a Comment