Monday, April 21, 2008

Jardiknas vs Speedy (Part 2)

Akhirnnya dengan sangat menyesal sekolah kami akan mengakhiri langganan Speedy sebagai koneksi internet sekolah kami. Hal ini disebabkan banyak hal. Selain karena sekolah kami untuk saat ini belum mampu untuk berlangganan internet tiap bulan sebesar Rp 220.000 (Tagihan Speedy Personal), sebab lainnya juga karena hingga kini sekolah kami ternyata belum bisa tersambung dengan Jardiknas yang katanya dapat diakses dengan jaringan Speedy.

Sebagai bahan pertimbangan, mestinya dulu waktu kita memasang Speedy karena pemasangan melewati dinas, seharusnya langsung disambungkan dengan jardiknas, kenapa harus menunggu dulu? bahkan sampai sekian lamanya.

Terkesan sekali dinas pendidikan (mungkin kasusnya cuma di dinas kota kami) hampir menelantarkan hal ini (Jardiknas yang lewat Speedy) pada sekolah-sekolah di kota kami. Bahkan banyak kasus dimana beberapa sekolah telah memutuskan koneksi Speedy mereka. Bahkan terkesan program Jardiknas yang melalui Speedy tidak terurus. Bahkan menurut Kepala Sekolah kami, koordinator yang ditunjuk untuk program ini malah terkesan menelantarkan keadaan ini, tanpa memberi solusi. Seperti halnya bila untuk memutuskan langganan, maka terkesan tidak diputuskan secara baik-baik.

Pernah sekali saya ke dinas dalam rangka pendaftaran Speedy untuk Jardiknas langsung ke ICT dinas pendidikan. Dalam kenyataannya pihak dinas sepertinya belum siap atau bahkan mungkin tidak mengerti atau tidak mendukung Jardiknas. Waktu itu bahkan meskipun pemasangan Speedy kita melalui/ oleh dinas pendidikan, ternyata mereka juga tidak memiliki data Sekolah Pelanggan Speedy yang bisa didaftarkan untuk Jardiknas.

Secara pribadi saya sangat menyesal atas pemutusan Speedy di sekolah saya. Karena secara pribadi saya sangat membutuhkan koneksi internet di sekolah untuk memelihara web sekolah (salah satu tugas mahasiswa program beasiswa Jardiknas D3TKJ) dan juga untuk kuliah itu sendiri yang memang bersifat kuliah jarak jauh dengan tugas-tugas banyak menggunakan koneksi internet. Tapi tak apalah, ini saatnya memanfaatkan dengan baik ICT yang ada, semoga koneksi ICT-pun tidak selalu error seperti biasanya yang selalu eror (Sering eror). Semoga Aja. (dan postingan saya mungkin akan lebih jarang di blog ini).

No comments:

Post a Comment