Tuesday, March 11, 2008

Speedy kena Petir

Speedy yang disekolahku mungkin kena petir, itu perkiraan dari customer servis telkom. Karena emang pada tiga hari ini, status modem selalu nyala pada lampu alarm-nya. Bingung selalu begitu, baru semenit dipakai, langsung putus.

Lalu pagi ini coba aku laporkan ke 147, layanan telkom, dari teknisi pusat saya disminta untuk mematikan sejenak paling tidak 20 detik, lalu hidupkan lagi, ternyata hasilnya tetep nihil. Cara yang kedua saya disuruh langsung mengkoneksikannya tanpa splitter (itu lho, yang memisahkan saluran ke modem dan ke telpon), setelah dengan cukup berat memindah komputer (karena jauh dari kabel telpon yag gak bisa dipindah/ jadi komputer yg dipindah), tetep aja hasilnya nihil.

Akhirnya pihak teknisi pusat telkom (Jakarta) menyerahkan pada teknisi Lokal (Malang) ("tadi kejadiannya via telpon"). Pihak Malang sempat telpon waktu aku di lab lantai atas. Karena aku penasaran akhirnya aku mencoba ngeset modemnya. Ku cari cd bawaan modem dan copy ke komputer biar bisa masuk utility modem. Jadi klik pada shortcut utility modem tersebut ("disini sekolah kami menggunakan modem TP-LINK ADSL TD-8810


Setelah kita masuk, maka kita login dengan username admin dan password "kalau gak salah" juga admin


Lha, itu dia ternyata status modemnya "ADSL Link Down". Wah ini pasti ada masalah, maka aku coba untuk ngeset ulang modem, seperti waktu pertama kali pasang Speedy. (waktu itu yang pasang aku, tapi belum tau login dan password, pihak telkom baru datang ketika aku kuliah)

Tapi untung saja catatan kecilku dari penjelasan Diknas waktu penyerahan modem masih ada, kira-kira seting modemnya seperti ini.
  1. Pilih PPPoE untuk connection Type.
  2. Pada VPI/VCI isi 0 / 35
  3. Untuk PPP configure dengan PPPusername nomorspeedy kita misal 5612xxxx@telkom.net dengan password sesuai dengan "kertas coklat" yang diberikan telkom kepada kita (kalau hilang coba hubungi telkom)


Dan akhirnya Status Link udah "up". Alhamdulillah.


Setelah dengan sedikit tengang nyeting modem (kuliahku sih belum sampai sini, dan emang lebih banyak teori menggunakan produk cisco yang harganya gak murah/ tapi hanya memakai packet tracert), pihak telkom baru menelpon dan dengan sedikit senang saya bilang "udah bisa pak" dan beliaunya bilang "mungkin kena petir mas". Gitu lho ceritanya. Jadi moga aja tips ini bermanfaat bagi temen-temen. Sukses Selalu!

No comments:

Post a Comment